Satuan Tugas Pangan Polri Lakukan Cek Stok Bahan Secara Rutin, Stabilisasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 7 Maret 2024 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Tugas Pangan Polri Lakukan Cek Stok Bahan Secara Rutin. (Pixabay.com/blickpixel)

Satuan Tugas Pangan Polri Lakukan Cek Stok Bahan Secara Rutin. (Pixabay.com/blickpixel)

HARIANINDONESIA.COM – Satgas Pangan Polri terus menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dengan rutin.

Dengan mlakukan pengecekan bersama stakeholder terkait, hal ini untuk menstabilkan harga.

Upaya ini dilakukan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif untuk mengantisipasi persoalan pasokan dan distribusi pangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan hal tersebut kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).

“Pengecekan stok beras dan harga bahan pokok penting lainnya merupakan bagian dari upaya Polri bersama Satgas Pangan dan stakeholder.”

“Dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat,” ujar Trunoyudo

Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Subianto Terima Kunjungan Duta Besar Korea Selatan Lee Sang-Deok, Bahas Kerja Sama

Menurut Trunoyudo, Polri juga telah memastikan Polda melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok.

Selain itu, melakukan peninjauan ke pasar di wilayah masing-masing guna menjaga dan menjamin stabilitas ketersediaan bahan pokok.

Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemerintahannya Fokus ke Lapangan Kerja dan Efisiensi

“Harapannya dapat menjadikan stabilitas harga bahan pokok penting di masyarakat,” ujarnya.

Di samping mengupayakan untuk menekan harga beras yang naik, Trunoyudo turut mengimbau agar masyarakat terus menjaga keamanan dan ketertiban.

“Satgas pangan Polri dan jajaran akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait.”

“Khususnya Tim Penanggulangan Inflasi Daerah atau (TPID) dengan program pasar murah untuk dapat menekan harga beras,” tukasnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi & bisnis Pangannews.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Adilmakmur.co.id dan Infofinansial.com

Untuk publikasi press release lewat Jasasiaranpers.com, dapat menghubungi (WhatsApp): 08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788..

Berita Terkait

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
Sumpah Jabatan Rektor UPI Disorot Gara-Gara Bahasa Asing
Herry Jung Diam Usai Diperiksa 11 Jam KPK Kasus Suap PLTU Cirebon
Prostitusi Online Internasional di Bali: Dua WNA Rusia Dihukum Penjara Sepuluh Bulan oleh Hakim
42 Bencana Terjadi dalam 24 Jam, Pemerintah Kerahkan Satgas dan Evaluasi Jalur Evakuasi
KPK Temui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kasus Bank BJB Tidak Dibahas Secara Spesifik
Kapan Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Dipanggil Kapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)?
KPK Panggil 2 Orang Saksi Kasus Dugaan Suap Izin Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:00 WIB

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!

Jumat, 20 Juni 2025 - 07:57 WIB

Sumpah Jabatan Rektor UPI Disorot Gara-Gara Bahasa Asing

Selasa, 27 Mei 2025 - 10:47 WIB

Herry Jung Diam Usai Diperiksa 11 Jam KPK Kasus Suap PLTU Cirebon

Jumat, 23 Mei 2025 - 10:25 WIB

Prostitusi Online Internasional di Bali: Dua WNA Rusia Dihukum Penjara Sepuluh Bulan oleh Hakim

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:19 WIB

42 Bencana Terjadi dalam 24 Jam, Pemerintah Kerahkan Satgas dan Evaluasi Jalur Evakuasi

Berita Terbaru