Jadi Rp202,5 Triliun, Pertumbuhan Aset PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

- Pewarta

Rabu, 1 Mei 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb mencatat pertumbuhan aset. (Dok. Bankbjb.co.id)

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb mencatat pertumbuhan aset. (Dok. Bankbjb.co.id)

HARIANCIREBON.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb mencatat pertumbuhan aset.

Yaitu sebesar 15,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp202,5 triliun pada kuartal I tahun 2024.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (30/4/2024).

“Tahun 2024 penuh tantangan, dengan pertumbuhan aset 15,2 persen menjadi Rp202,5 triliun, bank perlu lebih konservatif dalam ekspansi bisnis,” kata Yuddy Renaldi.

Yuddy mengatakan, bergabungnya Bank Bengkulu menandai langkah penting bagi perseroan.

Sehingga bank bjb menjadi BPD pertama di Indonesia yang berhasil menyelesaikan proses Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Dengan strategi KUB tersebut, maka aset bank bjb melesat hingga mencapai angka psikologis Rp200 triliun.

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, laba sebelum pajak bank bjb tercatat Rp435 miliar atau tumbuh 1,6 persen YoY dan laba sebelum pencadangan tumbuh 11 persen YoY.

Hingga akhir Maret 2024, bank bjb menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp130,5 triliun atau tumbuh 12 persen YoY.

Bank bjb menjaga non-performing loan (NPL) di level 1,46 persen, dengan coverage ratio pada level 105,7 persen.

“Kami juga terus berusaha untuk meningkatkan kucuran kredit di berbagai segmen bisnis yang potensial sehingga diharapkan akan semakin mampu meningkatkan kinerja,” kata Yuddy.

Baca artikel lainnya di sini : Orang Tua Tanggapi Hubungan Asmara Artis Wika Salim dengan Max Adam Kamil yang Makin Serius

Sementara dari sisi pendanaan, bank bjb menghimpun dana pihak ketiga (DPK) di sepanjang kuartal I 2024 sebesar Rp154,1 triliun atau tumbuh 18,7 persen YoY.

Kinerja bank bjb turut ditopang oleh transformasi digital yang dilakukan perseroan. Aplikasi mobile DIGI by bank bjb memiliki jumlah pengguna 1,94 juta users.

Baca artikel lainnya di sini : Pemerintah Sudah Belanja Rp 427,6 Triliun, Naik Signifikan Akibat Pemilu dan Bantuan Sembako Pangan

Sedangkan QRIS merchant tercatat mencapai 1,08 juta merchant. Kemudian, total agen laku pandai (bjb BiSA) bank bjb pun sudah mencapai 19,5 ribu agen.

Selanjutnya pada kuartal II 2024, perseroan menyampaikan bahwa bank bjb tetap mendorong pertumbuhan kredit yang berkualitas.

Dsn mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, terutama dalam hal upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi.

Mengingat faktor kenaikan suku bunga, bank bjb akan terus mengoptimalkan berbagai potensi bisnis lain.

Termasuk meningkatkan pendapatan lainnya melalui produk layanan berbasis fee based income, ekosistem digital, produk layanan berbasis teknologi dan wealth management.

Di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan suku bunga, Yuddy mengatakan suku bunga kredit yang diberikan akan terus mengikuti perkembangan kondisi pasar dengan melakukan repricing untuk menjaga margin yang sehat.

Namun implementasinya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan bayar debitur dan tetap menjaga kualitas kredit.

Pada sisa periode 2024, bank bjb terus memperkuat ekspansi pada segmen korporasi dan komersial yang dilakukan secara selektif dengan melihat suku bunga yang diberikan untuk menjaga kualitas dan yield kredit pada level yang sehat untuk mengimbangi tekanan biaya dana.

Yuddy pun memastikan, kinerja bank bjb hingga akhir tahun akan semakin baik untuk kredit.

Di mana porsi kredit dengan yield yang lebih tinggi akan diutamakan untuk mengimbangi tekanan biaya dana.***

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online On24jam.com dan Helloseleb.com 

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani
2 Wamenkeu Bukan Hal Baru, Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025
Soal Konsesi Tambang yang Ditawarkan Pemerintah kepada Ormas Keagamaan, Begini Tanggapan Muhammadiyah
KAI Tambah Belasan Kereta Tambahan, Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Liburan Hari Raya Idul Adha
Gerakan Percepatan Tanam, Produksi Beras Tahun 2024 Dipastikan Surplus di Atas Kebutuhan Konsumsi
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global
Bulog Diminta Badan Pangan Nasiona Serap Sebanyak-banyaknya Produksi Dalam Negeri
Pemerintah Sudah Belanja Rp 427,6 Triliun, Naik Signifikan Akibat Pemilu dan Bantuan Sembako Pangan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:12 WIB

Badan Pangan Nasional Ungkap Upaya-upayanya Bantu Atasi Fluktuasi Harga Pangan di Tingkat Petani

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:07 WIB

2 Wamenkeu Bukan Hal Baru, Thomas Djiwandono Permudah Koordinasi RAPBN Tahun Anggaran 2025

Senin, 10 Juni 2024 - 11:36 WIB

Soal Konsesi Tambang yang Ditawarkan Pemerintah kepada Ormas Keagamaan, Begini Tanggapan Muhammadiyah

Minggu, 9 Juni 2024 - 09:34 WIB

KAI Tambah Belasan Kereta Tambahan, Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Liburan Hari Raya Idul Adha

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:05 WIB

Gerakan Percepatan Tanam, Produksi Beras Tahun 2024 Dipastikan Surplus di Atas Kebutuhan Konsumsi

Selasa, 7 Mei 2024 - 10:07 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Kuat 5,1 Persen di Tengah Tantangan Global

Minggu, 5 Mei 2024 - 14:16 WIB

Bulog Diminta Badan Pangan Nasiona Serap Sebanyak-banyaknya Produksi Dalam Negeri

Rabu, 1 Mei 2024 - 15:17 WIB

Jadi Rp202,5 Triliun, Pertumbuhan Aset PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk

Berita Terbaru